082120625426 | PENANGKAL PETIR DENPASAR

Penangkal petir Denpasar

Penangkal Petir Denpasar,adalahjasa Pemasangan Penangkal Petir atau Jasa Pemasangan Grounding Sistem Kami NETT TEKNIK adalah Ahli Dan Spesialis Pemasangan Penangkal Petir Dan Grounding Sistem Untuk daerah Denpasar Dan Sekitarnya Harga Terbaik Dan Bergaransi Dan Di Dukung Dengan Tanaga Ahli Segera Lindungi Aset Berharga Anda Dari Sambaran Petir Dan Percayakan Pada Kami NETT TEKNIK.

Proses terjadinya petir

Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir :

  1. proses lonisasi
  2. proses Gesekan antar awan

A. proses lonisasi 

Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan kejadian ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan perubahan padat (es) menjadi cair dan pada tahap pembekuan ini mencapai suhu dibawah 0° yaitu antara -10° sampai -14° celcius. Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial cukup besar untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir. 

B.Gesekan antara awan

Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainnya, dari proses ini terlahir electron-electron bebas bermutan negatif yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.

Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir   dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi. Kedua teori ini mungkin masuk akal meski kejadian sebenarnya masih merupakan sebuah misteri. 

PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA PETIR
Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam atau setidaknya menghidarinya, salah satunya adalah sambaran petir dan metode yang pernah dikembangkan :
1.Penangkal Petir Internal
Selain penangkal petir eksternal, sistem proteksi yang lengkap juga perlu memperhatikan keberadaan. Proteksi petir internal terutama untuk sarana elektronik, komputer, data telekomunikasijaringan listrik dan lain-lain. Untuk proteksi jaringan listrik perlu diadakan pemasangan arrester, pemasangan arrester juga harus sesuai dengan kapasitas proteksi yang dibutuhkan.
Proteksi arrester sendiri berfungsi antara lain :

  • Melindungi sistem tenaga listrik dan jaringan
  • Melindungi alat elektronika dan informasi seperti : komputer, radio / tv, telepon dan PABX

2.Penangkal petir Elektrostatis

prinsip kerja penangkal petir Elektrostatik mengadopsi sebagian system penangkal petir radioaktif, yakni menambah muatan pada ujung finial / splitzer agar petir selalu memilih ujung ini untuk disambar. Perbedaan dari sistem radioaktif dan elektrostatik ada pada energi yang dipakai. Untuk penangkal petir radioaktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat beradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatik energi listrik dihasilkan dari listrik awan yang menginduksi permukaan bumi.

3.Penangkal Petir Radio Aktif

Penelitian terus berkembang dan dihasilkan kesimpulan bahwa petir terjadi karena ada muatan listrik di awan dihasilkan oleh proses ionisasi, maka penggagalan proses ionisasi di lakukan dengan cara memakai zat beradiasi, misal Radiun 226 dan Ameresium 241, karena 2 bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang bisa menetralkan muatan listrik awan.

4.Penangkal Petir Kovensional / Faraday / Frangklin
Kedua ilmuan diatas Faraday dan Frangklin mengetengahkan system yang hampir sama, yakni system penyalur arus listrik dengan menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding. Sedangkan system perlindungan yang dihasilkan ujung penerima / splitzer adalah sama pada rentang 30 ~ 45͒°.

(segera hubungi Whatsap :082120625426)

PENANGKAL PETIR KONVENSIONAL

Jenis penangkal petir Konvensional

Penangkal petir konvensional adalah rangkaian sederhana yang di fungsikan untuk membuat saluran elektris dari atas bangunan ke Grounding(pembumian),rangkaian ini bersifat pasif (menunggu terkena sambaran petir) yang kemudian di salurkan ke dalam bumi,Metode ini di kembangkan oleh Benyamin Franklin (1750) dengan membuat sistem penyalur arus listrik yang menghubungkan antara bagian atas bangunan dengan tempat pembumian (Grounding system).

ujung dari penangkal petir konvensional berbentuk runcing seperti tombak dan terbuat dari logam yang tahan karat (tembaga,alumunium,stainles steel,Kuningan) dan berjajar secara pararel /tunggal di atas bangunan.Radius proteksi penangkal petir konvensional jenis ini adalah 45 derajat penangkal petir jenis ini terdiri dari 2 jenis dianataranya:

A. Model sangkar Faraday (bentuk instalasi sangkar)

Penangkal petir model sangkar Faraday menggunakan rangkaian grounding dengan banyak jalur yang menghasilkan selubung jalur konduktor untuk melindungi bangunan dari semua sisi,pemasangan kebel penghantar terletak di setiap sudut bangunan pada sisi luar bangunan,untuk bangunan dengan struktur logam tinggi selain untuk kekuatan bangunan juga bisa di fungsikan sebagai penyalur petir ,struktur logam yang di maksud antara lain :

  1. Rangkaian Baja (H=Beam)
  2. Pertulangan Beton
  3. Frame Alumunium
  4. Atap dan dinding Zing

Dengan catatan :

  • Setiap bagian yang mengarah ke bawah / tanah maka harus disambungkan dengan Grounding,misalnya kaki kaki H beam perlu di buat grounding.
  • Tidak menjadikan struktur bangunan sebagai penghantar listrik.

Dari kedua sistem penangkal petir Konvensional  diatas tentunya pertimbangan keamanan,biaya dan estetika menjadi acuan utama untuk memilih dan memakai sistem proteksi yang sesuai untuk bangunan rumah.

Material yang di perlukan untuk rangkaian penangkal petir konvensional antara lain :

  • Splitzen tombak/splitzen trisula (Tembaga,Alumunium,kuningan atau Stainless Steel)
  • Dudukan splitzen  (tiang penyangga atau bisa berupa base plate)
  • kabel penghantar (kabel BC,Kabel NYA atau Kabel NYY)
  • Grounding Rod (Tembaga atau lapis tembaga) berikut klem kabel

B. Model Tunggal (Franklin Cone)

Penangkal petir type ini terdiri dari satu rangkain jalur konduktor dari atas bangunan mengarah ke bawah  (grounding),dengan kesimpulan bahwa penangkal petir Konvensional memberikan perlindungan area yang kecil saja jadi cukup dengan hanya memasang satu rangkaian sehingga penghematan material bisa di lakukan.

Penutup :

untuk keamanan dan keselamatan dalam instalasi penangkal petir di rumah atau di gedung anda ,kami siap membantu anda baik instalasi pengkal petir konvensional maupun penangkal petir elekstrostatis serta grounding system.

(Segera hubungi Whatsap :082120625426)

082120625426 | PASANG PENANGKAL PETIR BADUNG

Pasang penangkal petir Badung

Fungsi Penangkal Petir :

Jadi petir yang dapat dilihat kilatan dan terdengar gemuruhnya, ternyata membawa aliran listrik yang sangat besar, bisa mencapai ribuan volt,Kita tidak akan tahu kapan dan di mana persisnya petir menyambar permukaan bumi Namun satu hal yang pasti petir cenderung menyambar benda-benda yang posisinya dekat dengan awan seperti pohon atau hunian bertingkat tinggi.

Dan air hujan yang turun juga dapat menghantarkan listrik dari petir pada manusia atau benda-benda lainnya Jadi penangkal petir sendiri digunakan sebagai media penghantar listrik dari sambaran kilat yang diteruskan ke media lain seperti tanah.

 Jenis Penangkal Petir Ada 2 jenis penangkal petir yaitu penangkal petir konvensional dan elektrostatis :

1.Penangkal Petir Konvensional

Penangkal konvensional adalah jenis penangkal petir telah digunakan sejak zaman dulu dan perangkatnya cukup sederhana Grounding.id menyediakan produk serta pasang penangkal petir, pasang penangkal petir Daya pasang penangkal petir Besar.

2.Penangkal Petir Elektrostatis ( Penangkal Petir Radius )

Jenis lain penangkal petir adalah penangkal petir elektrostatis atau radius adalah anti petir yang jangkauan perlindungannya lebih besar atau melindungi area dalam radius tertentu Grounding.id menyediakan produk serta pasang penangkal petir.

3.ada3 Komponen utama penangkal petir,yaitu :

Head atau Air Terminal

Adapun head atau air terminal berada pada bagian ujung atas penangkal petir.Jadi bentuk penangkal konvensional menyerupai ujung tombak Dan pada penangkal elektrostatis, head cenderung lebih besar dan lebar menyerupai payung Fungsinya ialah untuk menjadi sasaran sambaran petir.

Konduktor (Down conductor)
Konduktor adalah kabel untuk mengalirkan tenaga yang tertangkap head menuju grounding.

Grounding alias Pembumian (pentanahan)
Grounding merupakan komponen penangkal petir yang berada di dalam tanah.

4. Cara Kerja Penangkal Petir

penangkal petir,Harus dipahami bahwa awan memiliki muatan yang bersifat negatif, sementara tanah punya muatan positif Jadi itulah mengapa grounding dibutuhkan untuk meredam petir Pada saat petir akan menyambar, muatan positif dari tanah akan tertarik lewat konduktor ke ujung head.

Head bermuatan positif akan menarik muatan negatif dari petir lalu menghasilkan energi listrik yang kembali dialirkan ke tanah lewat konduktor Energi negatif tersebut akan dinetralkan oleh muatan positif di tanah sehingga tidak menyambar ke mana-mana.

5. Proses Instalasi Anti Petir

Kita juga harus pastikan komponen sistem penangkal petir terpasang erat dan sempurna Pemasangan yang tidak sempurna menyebabkan sistem penangkal petir tidak bekerja efektif dan rusak ketika tersambar petir.

(Segera Hubungi Whatsap :082120625426)