PENANGKAL PETIR SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR PROFESIONAL

Penangkal petir samarinda

Selamat datang di Grounding.id Tempat di mana anda bisa menemukan informasi terkini seputar Produk dan Jasa penangkal petir yang anda sukai.

Tentang Penangkal Petir

Penagkal petir merupakan suatu perangkat yang terdiri dari serangkaian jalur yang di peruntukan sebagai jalan mengalirkan arus listrik petir menuju ke permukaan bumi,Batang penyalur petir umumnya terbuat dari tembaga,dan memiliki ujung runcing agar dapat memperlancar proses tarik menarik muatan listrik di bumi dengan muatan listrik yang ada di awan,Perangkat ini bekerja agar petir tidak merusak bangunan yang telah dipasang penangkal petir. Alat ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu batang penangkal petir, kabel konduktor, dan tempat pembumian (grounding).

Saat muatan listrik negatif telah berkumpul pada bagian bawah awan, maka muatan listrik positif yang terdapat di tanah akan segera tertarik ke atas. Muatan listrik positif ini kemudian merambat naik melalui kabel konduktor dan berkumpul pada ujung batang penyalur petir,Pertemuan kedua muatan listrik tersebut akan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik tersebut selanjutnya akan mengalir ke dalam tanah melalui kabel konduktor, sehingga aliran listrik tidak mengenai bangunan.

Ketika muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan akan semakin kuat, dan muatan listrik positif yang terdapat pada ujung-ujung penyalur petir akan tertarik ke arah muatan listrik negatif yang ada di awan.

Penangkal petir memiliki dua jenis bentuk yang sering digunakan, yaitu penangkal petir konvensional dan elektrostatis. Keduanya dibedakan berdasarkan ruang lingkup perlindungan dari bahaya petir dan penempatannya.

Penangkal petir Konvensional :

Jenis ini erat kaitannya dengan penangkal petir pertama ciptaan Benjamin Franklin. Sejak dulu, penangkal petir ini paling sering dipakai di rumah-rumah hingga sekarang,Bentuknya yang sederhana ini sangat mudah Anda temukan di toko bangunan dengan harga yang cukup murah. Penangkal petir konvensional cocok digunakan di gedung atau lahan yang tidak terlalu luas, seperti rumah, ruko, dan rukan.

Penangkal petir elektrostatis :

enangkal petir ini memiliki jangkauan perlindungan yang lebih luas dibanding penangkal petir konvensional. Semakin tinggi penempatannya, semakin luas juga area jangkauan perlindungannya,

Meski sebuah bangunan sudah dilindungi oleh atap, kehadiran penangkal petir sangat amat diperlukan. Benda ini sangat berguna untuk memberikan perlindungan ekstra agar bangunan tidak terbakar dan tidak merusak alat elektronik di dalamnya.

Maka dari itu, kita sering menemukan jenis ini di lahan berarea luas dan gedung yang tinggi, seperti perkebunan, lapangan golf, daerah tambang, kawasan industri, gedung perkantoran, dan pencakar langit,Sayangnya, penangkal petir elektrostatis lebih mahal dan menyita waktu yang banyak untuk memasangnya.

(Segera Hubungi Kami di Whatsap :082120625426)

082120625426 | PENANGKAL PETIR BULELENG BALI

Penangkal petir Buleleng Bali

Penangkal Petir Buleleng Bali, Ahli Dan Spesialis Pemasangan Penangkal Petir atau Penayalur Petir Dan Grounding Sistem, Untuk daerah Bali Kabupaten Buleleng, Dengan Harga Terbaik Dan Termurah Hanya Di NETT TEKNIK.
Segera Lindungi Aset Berharga Anda Dari Sambaran Petir Dan Percayakan Pada kami, Murah, Berkualitas Serta Bergaransi Dan Didukung Dengan Tenaga Ahli.
PETIR
Penangkal petir dan anti petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kaprah dalam bahasa kita, kesan yang ditimbulkan dua istilah ini adalah aman 100% terhadap petir. Benarkah demikian? Kita akan bahas terlebih dahulu apa yang terjadi dalam peristiwa petir.
Petir adalah peristiwa alam yang sering terjadi di bumi, terjadinya seringkali mengikuti peristiwa hujan baik air atau es, peristiwa ini dimulai dengan munculnya awan hitam dan lidah api listrik bercahaya terang bergerak merambat terus memanjang kearah bumi bagaikan sulur akar dan kemudian diikuti suara menggelegar dan efeknya akan sangat fatal bila mengenai mahluk hidup.
ISTILAH PENANGKAL PETIR & ANTI PETIR
Penangkal petir dan anti petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kaprah dalam bahasa kita, kesan yang ditimbulkan dua istilah ini adalah aman 100% terhadap petir, akan tetapi kejadiannya tidak demikian. Dalam penanganan bahaya petir memang ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi, bilamana kita ingin solusi/penyelesaian total akan bahaya petir, kita harus melihat faktor – faktor tersebut.
Sambaran tidak langsung pada bangunan yakni ketika sambaran mengenai obyek diluar areal perlindungan dari penangkal petir yang terpasang, kemudian arus petir ini merambat melalui instalasi listrik, kabel data atau apa saja mengarah ke bangunan. Akhirnya hentakan tegangan dan arus merusak unit peralatan listrik / elektronik kita. Masalah ini semakin runyam disaat ini karena banyak peralatan elektronik menggunakan tegangan kerja kecil, DC dan sensitif, khususnya di urusan data transfer.
Cara Pemasangan Penangkal Petir
Cara pasang penangkal petir haruslah mengikuti prosedur dan standart yang ada, mulai dari besaran kawat penghantar, nilai resistansi grounding dan ketinggian ujung penerima petir. Terdapat beberapa bagian yang harus diselesaikan terlebih dahulu dalam pemasangan penangkal petir.
Pemasangan Ujung Finial Penangkal Petir
Terdapat beberapa teknis penyambungan yang kadang kala sedikit berbeda karena ada perbedaan di pabrikan pembuatnya, tetapi pada pokoknya kabel penghantar haruslah terhubung dengan kuat dan elektris dengan ujung finial.
(Langsung saja hubungi No wahatsap : 082120625426 Kami)

PEMASANGAN PENANGKAL PETIR CILACAP

Pemasangan penangkal petir Cilacap 

Gronding.id,Spesialis Penangkal petir Cilacap dan sekitarnya,Grounding.id  Melayani Pemasangan penangkal petir dan suplai material penangkal petir di seluruh Indonesia dengan harga yang kompetitif, bergaransi serta di dukung dengan tenaga ahli yang berpengalaman, Segera hubungi kami di Grounding.id lindungi aset berharga anda dari sambaran petir dan percayakan pada kami.

PROSES TERJADINYA PETIR 

Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir :

  1. Proses gesekan antar awan
  2. Proses lonisasi

A. Gesekan antar awan

Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainnya, dari proses ini terlahir electron-electron bebas bermutan negatif yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.

Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.

B. Proses Ionisasi

Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan kejadian ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan perubahan padat (es) menjadi cair dan pada tahap pembekuan ini mencapai suhu dibawah 0° yaitu antara -10° sampai -14° celcius. Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial cukup besar untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.

PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA PETIR
Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam atau setidaknya menghidarinya, salah satunya adalah sambaran petir dan metode yang pernah dikembangkan :

1.Penangkal Petir Internal

Selain penangkal petir eksternal, sistem proteksi yang lengkap juga perlu memperhatikan keberadaan. Proteksi petir internal terutama untuk sarana elektronik, komputer, data telekomunikasi, jaringan listrik dan lain-lain. Untuk proteksi jaringan listrik perlu diadakan pemasangan arrester, pemasangan arrester juga harus sesuai dengan kapasitas proteksi yang dibutuhkan.

 

2.Penangkal Petir Elektrostatic

Prinsip kerja penangkal petir Elektrostatik mengadopsi sebagian system penangkal petir radioaktif, yakni menambah muatan pada ujung finial / splitzer agar petir selalu memilih ujung ini untuk disambar.

Perbedaan dari sistem radioaktif dan elektrostatik ada pada energi yang dipakai. Untuk penangkal petir radioaktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat beradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatik energi listrik dihasilkan dari listrik awan yang menginduksi permukaan bumi.

3.Penangkal Petir Radio Aktif

Penelitian terus berkembang dan dihasilkan kesimpulan bahwa petir terjadi karena ada muatan listrik di awan dihasilkan oleh proses ionisasi, maka penggagalan proses ionisasi di lakukan dengan cara memakai zat beradiasi, misal Radiun 226 dan Ameresium 241, karena 2 bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang bisa menetralkan muatan listrik awan.

Sedang manfaat lain adalah hamburan ion radiasi akan menambah muatan pada ujung finial / splitzer dan bila mana awan yang bermuatan besar tidak mampu di netralkan oleh zat radiasi kemudian menyambar, maka akan condong mengenai unit radiasi ini.

4.Penangkal Petir Kovensional / Faraday / Frangklin

Kedua ilmuan diatas Faraday dan Frangklin mengetengahkan system yang hampir sama, yakni system penyalur arus listrik dengan menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding. Sedangkan system perlindungan yang dihasilkan ujung penerima / splitzer adalah sama pada rentang 30 ~ 45͒°.

Perbedaannya adalah system yang dikembangkan oleh Faraday bahwa kabel penghantar terletak pada sisi luar bangunan dengan pertimbangan bahwa kabel penghantar juga berfungsi sebagai penerima sambaran, dan bentuknya berupa sangkar elektris atau biasa disebut sangkar Faraday.

( Langsung saja hubungi saja No Whatsap :082120625426 Kami )