Perbedaan antara penangkal petir dan Grounding :
Perlu di ketahui,membuat grounding penangkal petir itu pekerjaan yang susah-susah gampang,Pembuatan grounding ini bisa menjadi sulit apabila tak mengenal metode membuat grounding yang benar sehingga berfungsi dengan baik dengan nilai tahanan di bawah 1 ohm.Coba anda bayangkan apabila groundingnya tak bekerja,ini sama aja memutus rangkaian antara instrumen elektronik ,dalam hal ini penangkal petir dengan tanah sebagai media pembuangan ,sehingga akan fatal sekali! kedalam grounding penangkal petir adalah suatu hal yang cukup penting.
Sebelumnya agar mudah untuk dipahami, grounding merupakan sebagai media penghantar antara instrumen elektronik dengan media netral, yaitu tanah. Jadi posisi grounding berada di tengah. Sebab ini merupakan bagian dan konstruksinya harus layak dan berfungsi dengan bagus.Biasanya semakin dalam pemasangan grounding penangkal petir akan semakin baik nilai tahanan grounding nya,adapun perbedaan grounding dan penangkal petir adalah bahwa grounding adalah kabel penyalur arus petir,sedangkan penangkal petir adalah bagian yang di perlukan untuk menarik atau menangkap petir.
Grounding.id,menyediakan bahan Grounding penangkal petir terbaik dan termurah,Adapun salah satu yang paling mudah dan biasa digunakan dalam membuat grounding penangkal petir dengan tipe pasak,Disebut seperti ini dikarenakan wujudnya seperti pasak yang ditanam di tanah dengan posisi tegak lurus. Adapun berapa kedalaman grounding penangkal petir yang aman adalah maksimal 2 Ohm.
Untuk rincian material grounding ragam pasak ini adalah sebagai berikut:
- Kabel penghantar penangkal petir,pakai material merupakan : Kabel BC Minimal dengan penampang 50 mm (FULL,bukan banci),Di bawah itu tak menjamin berfungsi dengan baik,Adapun berapa kedalaman grounding penangkal petir yang aman adalah maksimal 2 Ohm, Grounding.id menyediakan bahan grounding penangkal petir terbaik dan termurah di Indonesia.
- Bahan Logam Pembumian, pakai material merupakan : As Besi, As Tembaga (yang full tembaga, jangan yang banci) atau Pipa Galvanise yang ujung bawah dililit kabel BC sepanjang minimal 60 cm. Usahakan pakai logam yang anti karat. Adapun berapa kedalaman grounding penangkal petir yang aman adalah maksimal 2 Ohm. Kedalaman grounding penangkal petir adalah suatu hal yang cukup penting.
- Bahan tambahan untuk memperkecil resistan tanah, pakai material seperti bentonit, hanya sebagai alternatif, lebih bagus tak sebab resistan tanah yang autentik jauh lebih bagus. Adapun berapa kedalaman grounding penangkal petir yang aman adalah maksimal 2 Ohm. Cara test grounding penangkal petir yang benar sangat diperlukan untuk mengetahui nilai tahanan grounding penangkal petir.
- Material koneksi ke instrumen eletronik, pakai material seperti: skoen, mudah dilepas dan diganti apabila rusak. Beli bus bar dari lempeng tembaga sebagai terminal bonding. Cara test grounding penangkal petir yang benar sangat diperlukan untuk mengetahui nilai tahanan grounding penangkal petir. Adapun perbedaan grounding dan penangkal petir adalah bahwa grounding adalah kabel penyalur arus petir, sedangkan penangkal petir adalah bagian yang diperluan untuk menarik atau menangkap petir.
- Proktektor Pipa PVC, yang digunakan sebagai selubung (konduit) dari kabel grounding yang ditanam dalam dinding / tembok atau untuk trek kabel BC dari penangkal petir (konduktor). Adapun berapa kedalaman grounding penangkal petir yang aman adalah maksimal 2 Ohm. Kedalaman grounding penangkal petir adalah suatu hal yang cukup penting.
Itu lah perbedaan antara penangkal petir dan grounding terimakasih atas perhatiannya,jika masih belum faham bisa langsung di tanyakan kembali di kolom komentar..!!
( Langsung saja hubungi No/Whatsap Kami :082120625426 )