MANFAAT PETIR YANG BELUM KAMU KETAHUI

Manfaat petir

Petir adalah loncatan energi yang terjadi karena perbedaan potensial di awan dengan permukaan Bumi,ada suatu peristiwa yang sering terjadi di Bumi. Petir adalah kilatan listrik yang terlihat sangat terang dilangit dan disusul oleh suara gemuruh bernama Guntur,Hal ini membuktikan bahwa kekuatan satu sambaran petir seperti ribuan kali lebih kuat dibandingkan listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga air Sehingga petir bisa menghancurkan obyek yang disambarnya.

Petir memiliki energi listrik yang sangat besar sehingga memiliki daya hancur yang besar. Dilansir dari Energy Cast, satu sambaran petir menghasilkan 10 gigawatt dalam waktu yang sangat singkat.

Petir memiliki beragam manfaat. Berikut penjelasannya: 

  • Membentuk ozon

Saat hujan kamu sering mencium bau khas antara tanah yang basah karena hujan, juga bau khas lain yang tidak bisa dijelaskan Sebagian berubah menjadi nitrogen oksida, dan sebagiannya lagi membentuk zat bernama O3 atau yang kita kenal sebagai ozon Jadi, setiap terjadi petir saat itu juga ozon dibentuk di atmosfer.

Bau tersebut adalah bau dari ozon, yaitu molekul yang melindungi Bumi dari radiasi sinar Matahari. Saat petir menyambar, panasnya memisahkan molekul-molekul oksigen dan juga nitrogen di atmosfer.

  • Membersihkan lantai hutan 

Petir secara alami menyambar hutan, menyulut api, dan menyebabkan kebakaran hutan. Kebakaran hutan secara alami tidaklah merugikan, melainkan menguntungkan. Api akan mebersihkan lantai hutan dari tanaman dan hewan yang mati, memberikan ruang bagi organisme baru untuk tumbuh dan berkembang. Tanpa adanya kebakaran alami karena petir, hutan tidak bisa tumbuh subur dan hanya dipenuhi oleh sisa-sisa organisme yang telah mati.

  • Membantu Pertumbuhan tanaman

Tanaman membutuhkan nitrogen untuk dapat tumbuh. Nitrogen tersedia di atmosfer tapi tidak dalam bentuk ikatan dua atom molekul nitrogen yang bisa digunakan langsung oleh tanaman,Nitrogen oksida yang dapat larut dalam air menjadi asam nitrat, kemudian akan terbawa air hujan dan turun ke permukaan bumi.

Nitrat sampai ke tanah dengan air hujan dan diserap oleh tanaman sebagai salah satu molekul yang dibutuhkan untuk tumbuh. Tanah dengan nitrogen yang banyak lebih subur untuk menumbuhkan tanaman.Dilansir dari The Weather Guys, energi listrik petir memutus ikatan nitrogen di atmosfer sehingga satu atom nitrogen berikatan dengan oksigen membentuk nitrogen oksida.

(Segera hubungi

i

4 JENIS TIPE-TIPE PETIR

TIPE-TIPE PETIR

Di antaranya petir yang terjadi dari awan ke tanah ( cloud-to-ground),awan ke awan (cloud-to-cloud),awan ke udara (cloud-to-air),dan dalam awan yang sama (intra-cloud),dan berdasarkan keterangan resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan),menjelaskan setidaknya ada empat tipe petir.

Dari keempat tipe petir ini, petir cloud-to-ground (awan ke tanah) merupakan tipe petir yang banyak menjadi tujuan riset para peneliti. Sebab, memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan manusia dan 90 persen data petir yang terekam adalah tipe petir ini.

1. Petir Cloud-to-Gorund (CG), Awan ke Tanah

Petir CG adalah tipe petir yang terjadi akibat pelepasan muatan antara awan dan tanah. Pada pembentukan petir, pemisahan muatan akan menghasilkan medan listrik. Medan listrik ini dapat berubah secara drastis karena berbagai alasan, terutama akibat dipole vertikal medan listrik selama badai atau akibat pemisahan muatan oleh gravitasi dan pergerakan vertikal angin.

Selama badai terjadi, maka selain menghasilkan medan listrik, juga terdapat dipole induksi antara bagian bawah awan dan tanah. “Ketika daya dipole antara awan dan tanah mencapai batas yang disebut breakdown dielectric, maka terjadilah petir CG,” tulis Lapan.

2.Petir Cloud-to-Cloud (CC),Awan Ke awan

Diketahui bahwa tipe petir ini tidak menimbulkan ancaman terhadap bangunan dan kehidupan di tanah,tetapi justru dapat membahayakan penerbangan,dan untuk tipe berikutnya adalah petir Cloud-ti-Cloud (CC) atau awan ke awan  tipe petir CC ini adalah tipe pelepasan muatan listrik yang berbeda.

3. Petir Cloud-to-Air (CA), Awan ke Udara

Tipe petir terakhir adalah tipe petir CA yaitu petir awan ke udara, di mana biasanya terjadi jika muatan positif dalam awan berinteraksi dengan udara yang bermuatan negatif. “Jika interaksi muatan itu terjadi di bagian bawah awan, maka akan terlihat seperti step leader pada petir tipe CG,” jelas Lapan.

4. Petir Intra-Cloud (IC), Awan ke Awan

Tipe petir ketiga adalah petir Intra-Cloud (IC) atau antara awan-awan yang sama. Disebutkan bahwa tipe petir yang ketiga ini adalah yang paling umum terjadi. Tipe petir IC ini diakibatkan oleh pelepasan muatan antara pusat-pusat muatan yang berlawanan dalam awan yang sama.

(Segera hubungi Whatsap:082120625426 Kami)

5 JENIS SISTEM PENANGKAL PETIR PADA BANGUNAN

Prinsip efek petir

Perlindungan terhadap efek petir prinsipnya adalah menciptakan satu atau lebih titik  yang disukai petir menggunakan elemen konduktor impedansi rendah Titik ini kemudian menyalurkan dan menghilangkan arus petir ke tanah.

Ada lima jenis sistem proteksi petir untuk melindungi struktur bangunan yang biasanya digunakan :

  • Rods
  • Meshed conductors
  • Catenary wires
  • Early streamer
  • Perlindungan dengan Komponen Alami

1.Sistem Penagkal petir Franklin

Karena radius perlindungan jenis Air-Termination Rod ini terbatas pada sekitar 30 meter lingkungan (Level Perlindungan Petir = IV, tinggi = 60 meter), biasanya hanya digunakan untuk melindungi bangunan atau zona kecil seperti tiang, cerobong asap, tangki , menara air, tiang-tiang udara, rumah tinggal, dll yang areanya dibawah radius 30 meter.

Benjamin Franklin menemukan Lightning Rod pada tahun 1753. Konduktor petir ini terdiri dari batang logam meruncing setinggi 2 m hingga 8 m yang berada di puncak struktur yang akan dilindungi dan yang terhubung ke minimum dua konduktor yang mengalirkan dan dua sistem grounding.

2.Sistem Proteksi petir Sangkar Kondukter(Sistem Faraday)

Bagian atas konduktor yang dipasang di dinding dihubungkan ke atap, dan bagian bawah untuk sistem grounding khusus. Jarak antara dua konduktor turun adalah antara 10 dan 20 meter sesuai dengan tingkat proteksi petir yang diperlukan. Arus petir dialirkan melalui konduktor dan sistem grounding yang paling dekat dengan titik dampak sambaran petir.

Perlindungan petir ini, berasal dari Sistem Faraday Cage atau type sangkar, terdiri dari konduktor bertautan yang menutupi atap dan dinding bangunan yang akan dilindungi. Terminal petir berupa tiang-tiang penangkal yang kecil diposisikan di sekitar tepi atap dan di titik-titik tinggi. Jaringan konduktor mengikuti perimeter eksternal atap. Jaringan ini dilengkapi dengan elemen transversal. Jarak antar terminal antara 5 dan 20 meter sesuai dengan efektivitas yang diperlukan.

3.Kondutor Petir emisi early streamer(Pencegah dini)

Radius perlindungan yang dihasilkan tergantung pada nilai muka pemicu konduktor petir (int dalam μs), tinggi dan efektivitas perlindungan, nilai maksimumnya adalah 120 meter (Tingkat III, tinggi = 60 meter). Ukuran ini jauh lebih luas dibanding penangkal petir biasa.

Prinsip konduktor petir emisi streamer dini adalah secara buatan menghasilkan arus ke atas lebih awal sebelum sambaran petir terjadi. Karena penangkapan sambaran petir lebih cepat daripada dengan penangkal petir biasa, teknologi ini dapat digunakan untuk melindungi zona yang tersebar di area yang lebih luas, sehingga memastikan perlindungan bangunan besar.

4.Perlindungan Menggunakan Komponen Alami

Komponen-komponen ini dapat terdiri dari:

  • Bingkai konstruksi logam
  • Pelapis logam dari dinding atau kelongsong logam
  • Lembaran logam yang menutupi volume yang akan dilindungi
  • Komponen logam dari struktur atap seperti rangka baja yang saling berhubungan, dll
  • Batang logam dalam beton bertulang
  • Bagian logam seperti talang, dekorasi, pagar, dll
  • Pipa dan tangki logam, asalkan tebalnya setidaknya 2,5 mm

Komponen-komponen ini harus memenuhi persyaratan ketebalan, penampang dan kontinuitas, sehingga penggunaannya tidak menjadi masalah yang sulit. Selain itu, jika digunakan sebagai penangkal petir, komponen tersebut tidak boleh tersentuh oleh pengguna gedung.

5.Sistem Penangkal petir Kawat Catenary

Konduktor kawat Catenary yang ditempatkan di atas bangunan yang akan dilindungi dihubungkan ke konduktor turun dan sistem grounding khusus,Ukuran mesh dan jarak antara konduktor down dikenakan aturan yang sama seperti untuk sistem proteksi petir konduktor mesh.

Perlindungan ini mensyaratkan studi mekanis tambahan (ketahanan material untuk tiang, tekanan tanah yang memenuhi syarat, ketahanan terhadap angin dan kondisi cuaca, dll.) Harus dilakukan dan jarak isolasi ditentukan. Konduktor petir kawat catenary khususnya digunakan untuk melindungi area terbuka ketika tidak ada dukungan arsitektur atau penyimpanan berbahaya.

Sistem proteksi petir ini menggunakan prinsip yang mirip dengan Sistem Faraday, terdiri dari mesh konduktor, tetapi pada jarak yang cukup jauh dari bangunan yang akan dilindungi. Tujuannya adalah untuk menghindari arus petir yang bersentuhan langsung dengan bangunan.

(Segera Hubungi Whatsap :082120625426)