FUNGSI PENANGKAL PETIR PADA GEDUNG TINGGI

Alasan menggunakan penangkal petir pada gedung tinggi

Penangkal petir yang mempunyai desain yang sederhana bisa tentu dalam melindungi bangunan dari cuaca ekstrem yang berbahaya,Tanpa penangkal petir yang modern,kerusakan struktur bangunan tinggi memiliki resiko yang besar Gedung pencakar langit,menara radio,antena siaran dan yang lainnya,di rekomendasikan menggunakan penangkal petir yang modern untuk menghindari kerusakan yang disebabkan oleh petir. Namun Penangkal petir juga bisa digunakan untuk melindungi struktur yang lebih kecil seperti untuk rumah-rumah sehingga mengindari bahaya signifikan yang ditimbulkan oleh petir. Fungsi Penangkal Petir Pada Gedung Tinggi.

Fungsi

Ketika ion cukup menumpuk untuk memungkinkan pemogokan, petir yang dihasilkan mengikuti jalan ini paling mudah untuk penangkal petir Batang kemudian melakukan listrik ke titik groun  Hal ini menarik malah dibebankan ion di permukaan tanah, yang berkonsentrasi pada bagian ujung alat penangkal petir. Titik penangkal petir, terbuat dari bahan yang sangat konduktif, memberikan jalan termudah bagi ion-ion ini,Selama badai petir, dibebankan ion dalam awan menumpuk dan mulai mencapai ke tanah untuk jalur rilis ding melalui kabel konduktifListrik menghilang setelah mencapai tanah,Fungsi Penangkal Petir Pada Gedung Tinggi.

Manfaat

Tanpa penangkal petir, masing-masing serangan ini dapat menyebabkan kerusakan, listrik atau kebakaran,Pencakar langit modern tergantung pada penangkal petir.,Bangunan rendah dan rumah-rumah pribadi juga mendapat manfaat dari penangkal petir, terutama jika atap struktur adalah titik tertinggi di daerah sekitarnya,Fungsi Penangkal Petir Pada Gedung Tinggi,Meskipun pepatah mengatakan, petir tidak menyerang dua kali Gedung-gedung tinggi dapat menerima puluhan atau bahkan ratusan sambaran petir selama satu tahun, dengan beberapa serangan yang mungkin selama badai tunggal.

Pertimbangan

Sebuah penangkal petir tidak bekerja tanpa lokasi yang baik untuk tanah muatan pemukul batang Anda harus tanah semua penangkal petir di tanah, sebaiknya tanah yang lembab dan penuh dengan elektrolit Jika Anda tidak memiliki lokasi landasan yang baik, listrik memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyebar dari situs grounding asli dan mempengaruhi lebih luas. Fungsi Penangkal Petir Pada Gedung Tinggi.

Sejarah

Penangkal petir adalah penemuan abad ke-18 dari Benjamin Franklin. Pada 1750, ia pertama kali menggambarkan penangkal petir sebagai tiang besi 8-to-10-kaki yang menempel pada atap bangunan. Setelah percobaan yang membuktikan petir adalah bentuk listrik, Franklin mulai menganjurkan bahwa panjang, menunjuk saham besi ditempelkan di atap gedung-gedung tinggi Bahkan dalam seumur hidup Franklin, banyak penangkal petir tersebut mulai digunakan. Desain dasar untuk penangkal petir tetap sama sampai sekarang.

(Segera hubungi whatsap:082120625426 kami)

082120625426 | PENANGKAL PETIR DENPASAR

Penangkal petir Denpasar

Penangkal Petir Denpasar,adalahjasa Pemasangan Penangkal Petir atau Jasa Pemasangan Grounding Sistem Kami NETT TEKNIK adalah Ahli Dan Spesialis Pemasangan Penangkal Petir Dan Grounding Sistem Untuk daerah Denpasar Dan Sekitarnya Harga Terbaik Dan Bergaransi Dan Di Dukung Dengan Tanaga Ahli Segera Lindungi Aset Berharga Anda Dari Sambaran Petir Dan Percayakan Pada Kami NETT TEKNIK.

Proses terjadinya petir

Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir :

  1. proses lonisasi
  2. proses Gesekan antar awan

A. proses lonisasi 

Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan kejadian ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan perubahan padat (es) menjadi cair dan pada tahap pembekuan ini mencapai suhu dibawah 0° yaitu antara -10° sampai -14° celcius. Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial cukup besar untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir. 

B.Gesekan antara awan

Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainnya, dari proses ini terlahir electron-electron bebas bermutan negatif yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.

Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir   dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi. Kedua teori ini mungkin masuk akal meski kejadian sebenarnya masih merupakan sebuah misteri. 

PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA PETIR
Manusia selalu mencoba untuk menjinakkan keganasan alam atau setidaknya menghidarinya, salah satunya adalah sambaran petir dan metode yang pernah dikembangkan :
1.Penangkal Petir Internal
Selain penangkal petir eksternal, sistem proteksi yang lengkap juga perlu memperhatikan keberadaan. Proteksi petir internal terutama untuk sarana elektronik, komputer, data telekomunikasijaringan listrik dan lain-lain. Untuk proteksi jaringan listrik perlu diadakan pemasangan arrester, pemasangan arrester juga harus sesuai dengan kapasitas proteksi yang dibutuhkan.
Proteksi arrester sendiri berfungsi antara lain :

  • Melindungi sistem tenaga listrik dan jaringan
  • Melindungi alat elektronika dan informasi seperti : komputer, radio / tv, telepon dan PABX

2.Penangkal petir Elektrostatis

prinsip kerja penangkal petir Elektrostatik mengadopsi sebagian system penangkal petir radioaktif, yakni menambah muatan pada ujung finial / splitzer agar petir selalu memilih ujung ini untuk disambar. Perbedaan dari sistem radioaktif dan elektrostatik ada pada energi yang dipakai. Untuk penangkal petir radioaktif muatan listrik dihasilkan dari proses hamburan zat beradiasi sedangkan pada penangkal petir elektrostatik energi listrik dihasilkan dari listrik awan yang menginduksi permukaan bumi.

3.Penangkal Petir Radio Aktif

Penelitian terus berkembang dan dihasilkan kesimpulan bahwa petir terjadi karena ada muatan listrik di awan dihasilkan oleh proses ionisasi, maka penggagalan proses ionisasi di lakukan dengan cara memakai zat beradiasi, misal Radiun 226 dan Ameresium 241, karena 2 bahan ini mampu menghamburkan ion radiasinya yang bisa menetralkan muatan listrik awan.

4.Penangkal Petir Kovensional / Faraday / Frangklin
Kedua ilmuan diatas Faraday dan Frangklin mengetengahkan system yang hampir sama, yakni system penyalur arus listrik dengan menghubungkan antara bagian atas bangunan dan grounding. Sedangkan system perlindungan yang dihasilkan ujung penerima / splitzer adalah sama pada rentang 30 ~ 45͒°.

(segera hubungi Whatsap :082120625426)

PENANGKAL PETIR KONVENSIONAL

Jenis penangkal petir Konvensional

Penangkal petir konvensional adalah rangkaian sederhana yang di fungsikan untuk membuat saluran elektris dari atas bangunan ke Grounding(pembumian),rangkaian ini bersifat pasif (menunggu terkena sambaran petir) yang kemudian di salurkan ke dalam bumi,Metode ini di kembangkan oleh Benyamin Franklin (1750) dengan membuat sistem penyalur arus listrik yang menghubungkan antara bagian atas bangunan dengan tempat pembumian (Grounding system).

ujung dari penangkal petir konvensional berbentuk runcing seperti tombak dan terbuat dari logam yang tahan karat (tembaga,alumunium,stainles steel,Kuningan) dan berjajar secara pararel /tunggal di atas bangunan.Radius proteksi penangkal petir konvensional jenis ini adalah 45 derajat penangkal petir jenis ini terdiri dari 2 jenis dianataranya:

A. Model sangkar Faraday (bentuk instalasi sangkar)

Penangkal petir model sangkar Faraday menggunakan rangkaian grounding dengan banyak jalur yang menghasilkan selubung jalur konduktor untuk melindungi bangunan dari semua sisi,pemasangan kebel penghantar terletak di setiap sudut bangunan pada sisi luar bangunan,untuk bangunan dengan struktur logam tinggi selain untuk kekuatan bangunan juga bisa di fungsikan sebagai penyalur petir ,struktur logam yang di maksud antara lain :

  1. Rangkaian Baja (H=Beam)
  2. Pertulangan Beton
  3. Frame Alumunium
  4. Atap dan dinding Zing

Dengan catatan :

  • Setiap bagian yang mengarah ke bawah / tanah maka harus disambungkan dengan Grounding,misalnya kaki kaki H beam perlu di buat grounding.
  • Tidak menjadikan struktur bangunan sebagai penghantar listrik.

Dari kedua sistem penangkal petir Konvensional  diatas tentunya pertimbangan keamanan,biaya dan estetika menjadi acuan utama untuk memilih dan memakai sistem proteksi yang sesuai untuk bangunan rumah.

Material yang di perlukan untuk rangkaian penangkal petir konvensional antara lain :

  • Splitzen tombak/splitzen trisula (Tembaga,Alumunium,kuningan atau Stainless Steel)
  • Dudukan splitzen  (tiang penyangga atau bisa berupa base plate)
  • kabel penghantar (kabel BC,Kabel NYA atau Kabel NYY)
  • Grounding Rod (Tembaga atau lapis tembaga) berikut klem kabel

B. Model Tunggal (Franklin Cone)

Penangkal petir type ini terdiri dari satu rangkain jalur konduktor dari atas bangunan mengarah ke bawah  (grounding),dengan kesimpulan bahwa penangkal petir Konvensional memberikan perlindungan area yang kecil saja jadi cukup dengan hanya memasang satu rangkaian sehingga penghematan material bisa di lakukan.

Penutup :

untuk keamanan dan keselamatan dalam instalasi penangkal petir di rumah atau di gedung anda ,kami siap membantu anda baik instalasi pengkal petir konvensional maupun penangkal petir elekstrostatis serta grounding system.

(Segera hubungi Whatsap :082120625426)